Awalnya, kepolisian Thailand meyakini sedikitnya tiga tersangka terlibat dalam ledakan yang menewaskan 21 orang tersebut. Polisi bahkan telah memiliki surat perintah penangkapan untuk satu tersangka utama, yang diyakini warga negara asing.
"Ini merupakan jaringan besar. Tentu ada persiapan yang melibatkan banyak orang," ujar kepala Kepolisian Nasional Thailand, Somyot Poompanmuang kepada wartawan, seperti dilansir Reuters, Kamis (20/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu tersangka utama dan dua komplotannya terekam CCTV di lokasi kejadian pada Senin (17/8). Tersangka utama yang diyakini warga negara asing, terlihat mengenakan kaos kuning dan sempat membuang ranselnya di bawah sebuah bangku kompleks Kuil Erawan, sebelum meninggalkan lokasi sekitar 20 menit sebelum ledakan. Untuk tersangka ini, kepolisian telah merilis sketsa wajahnya kepada publik serta diberikan kepada Interpol.
"Dia (tersangka utama) memiliki kulit putih dan diduga memiliki darah Eropa atau darah campuran, mungkin darah Timur Tengah," tutur juru bicara Kepolisian Nasional Thailand, Prawut Thavornsiri.
Polisi tidak menyebut lebih jelas identitas tersangka utama, melainkan hanya menyebut ciri-cirinya, yakni memiliki rambut hitam tebal, berewok tipis dan berkacamata. Sedangkan dua tersangka lainnya hanya disebut sebagai satu pria berpakaian merah dan satu pria berpakaian putih yang terekam CCTV sedang berdiri di depan tersangka utama. (nvc/ita)











































