Pemimpin Kaos Merah Tawarkan Imbalan Ekstra Rp 779 Juta

Buru Tersangka Bom Bangkok

Pemimpin Kaos Merah Tawarkan Imbalan Ekstra Rp 779 Juta

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 20 Agu 2015 11:38 WIB
Pemimpin Kaos Merah Tawarkan Imbalan Ekstra Rp 779 Juta
Ilustrasi (REUTERS/Kerek Wongsa)
Bangkok - Pemimpin kelompok 'Kaos Merah' di Thailand menawarkan imbalan ekstra bagi penangkapan tersangka utama bom Bangkok. Imbalan 2 juta baht atau setara Rp 779 juta akan diberikan kepada siapa saja yang memiliki informasi yang berujung penangkapan tersangka utama.

Seperti dilansir media setempat, Bangkok Post, Kamis (20/8/2015), imbalan ekstra ini ditawarkan pemimpin utama Front Persatuan Demokrasi Terhadap Kediktatoran (UDD), Somwang Assarasee. UDD merupakan nama resmi bagi kelompok 'Kaos Merah' di Thailand.

Kelompok 'Kaos Merah' juga disebut kelompok antipemerintah Thailand. Bahkan kepolisian Thailand sempat mencurigai kelompok ini berada di balik ledakan bom di dekat Kuil Erawan, yang menewaskan 21 orang pada Senin (17/8) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imbalan 2 juta baht yang ditawarkan Somwang ini melebihi imbalan 1 juta baht (Rp 389 juta) yang ditawarkan oleh Kepolisian Thailand sebelumnya.

Somwong yang memiliki perusahaan peralatan listrik ini, menyebut ledakan bom di Kuil Erawan yang ada di kawasan Ratchaprasong itu telah melukai Thailand. Somwong menyatakan niatnya memberikan hadiah 2 juta baht sebagai tambahan atas imbalan yang ditawarkan polisi Thailand.

Menurut Somwong, imbalan ini akan diserahkan sendiri olehnya kepada sang informan yang mampu membantu penangkapan tersangka utama.

Kepolisian Thailand kini tengah memburu sedikitnya tiga tersangka bom Bangkok. Tersangka utama yang disebut pria berkaos kuning dalam CCTV, diyakini sebagai warga negara asing namun tidak berbahasa Inggris. Polisi Thailand juga meminta bantuan Interpol untuk melacak tersangka. (nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini