Keji! Dituding Mencuri, ABG Bangladesh Disiksa Hingga Tewas

Keji! Dituding Mencuri, ABG Bangladesh Disiksa Hingga Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Agu 2015 19:32 WIB
Keji! Dituding Mencuri, ABG Bangladesh Disiksa Hingga Tewas
Ilustrasi (Thinkstock)
Dhaka - Seorang remaja Bangladesh tewas disiksa dalam aksi massa. Remaja laki-laki ini merupakan remaja keempat yang tewas disiksa di Bangladesh, dalam lima minggu terakhir.

Seperti dilansir CNN, Rabu (19/8/2015), remaja bernama Mohammad Raja (17) ini ditemukan terluka parah di depan rumahnya di wilayah Hazaribagh, Dhaka pada Senin (17/8). Raja kemudian dibawa ke Dhaka Medical College Hospital, namun beberapa saat kemudian dia meninggal dunia.

"Kami menerima laporan soal aksi main hakim sendiri terhadap seorang remaja laki-laki. Kami telah menangkap tiga orang, yang masih diinterogasi," tutur pejabat kepolisian Hazaribagh, Kazi Moinul Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota keluarga Raja menuturkan bahwa Raja yang bekerja di toko besi itu dijemput oleh tetangganya, yang mengklaim remaja itu telah mencuri sebuah telepon genggam. Kepolisian setempat meyakini, Raja mengalami penyiksaan karena sekujur tubuhnya dipenuhi luka dan memar.

Remaja yang dituding mencuri seringkali diserang oleh massa di Bangladesh. Namun pembunuhan sejumlah remaja laki-laki berusia 10-17 tahun yang marak dalam beberapa minggu terakhir, telah memicu kemarahan publik.

Kemarahan publik pecah pada 8 Juli lalu, setelah aksi pembunuhan terhadap Samiul Alam Rajon (13) sengaja direkam dan disebarkan ke media sosial. Dalam video itu, Rajon diikat ke tiang dan dipukuli dengan tongkat logam usai dituding mencuri. Polisi telah menahan dan mendakwa 13 orang terkait pembunuhan Rajon ini.

Selain Raja dan Rajon, ada dua remaja lainnya yang menjadi korban kekerasan serupa. Pada 3 Agustus, Mohammad Rakib (12) tewas disiksa mantan majikannya di Khulna. Sedangkan pada 4 Agustus, Robiul Awal (10) tewas dipukuli karena dituding mencuri ikan. (nvc/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads