Seperti dilansir AFP, Rabu (198/2015), narapidana bernama Stephen Jamieson (28) yang mendekam di penjara atas kasus perampokan, berhasil menghirup udara bebas pada Selasa (18/8) waktu setempat. Jamieson melanjutkan pelariannya dengan mobil curian.
Jamieson menikmati kebebasan sementara selama 10 jam, sebelum akhirnya polisi dengan mengerahkan helikopter dan anjing pelacak berhasil menangkapnya di lokasi sejauh 100 kilometer dari penjara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respons dari kepolisian New South Wales sangat cepat dan menyeluruh. Ini merupakan insiden yang sangat serius, yang seharusnya tidak perlu terjadi," sebut Severin.
Severin menuturkan, Jamieson melarikan diri dari penjara dengan memotong salah satu pagar besi di belakang lapangan olahraga yang ada di kompleks penjara. "Dia berhasil keluar dari lapangan olahraga itu dan kemudian dia menyiapkan sejumlah seprai yang diikat menjadi satu dan mampu mengayun ke sisi lain tembok penjara, lalu dia kabur dengan memanjat tembok," terangnya.
"Tampaknya dia membawa sebuah bantal yang dipasang di pinggangnya dan mampu melindunginya dari kawat berduri," imbuh Reverin.
Jamieson yang divonis 12 tahun penjara ini, disidangkan kembali di pengadilan Goulburn pada Rabu (19/8) atas dakwaan melarikan diri dari penjara. (nvc/ita)











































