Informasi ini disampaikan oleh juru bicara kepolisian Thailand, Prawut Thavornsiri dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Selasa (18/8/2015). Dalam keterangannya, Prawut menyebut ada puluhan warga negara asing yang ikut menjadi korban luka.
Dari 123 korban luka-luka, sebut Prawut, sebagian besar didominasi warga Thailand. Sedangkan untuk warga asing, disebut ada sekitar 28 warga negara China di dalam daftar korban luka tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Prawut menyebut, sedikitnya satu atau lebih warga dari negara tersebut mengalami luka-luka.
Sementara itu, korban tewas dalam ledakan ini mencapai 21 orang. Dengan tujuh orang di antaranya merupakan warga negara asing, yang terdiri atas dua warga China, dua warga Hong Kong, dua warga Malaysia dan satu warga Singapura.
Ledakan bom itu melanda kuil Erawan yang berada di perempatan jalanan Ratchaprasong, Bangkok yang ramai dan kerap didatangi wisatawan pada Senin (17/8) malam. Saat ledakan terjadi pada Senin (17/8) malam waktu setempat, kuil ini tengah dipenuhi orang dan jalanan di sekitarnya padat kendaraan.
Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini. (nvc/ita)










































