Saat kejadian, 12 orang tewas di lokasi ledakan bom. Dua orang di antaranya merupakan warga negara China dan satu orang adalah warga negara Filipina. Jumlah korban tewas bertambah di rumah sakit. Demikian dilansir Reuters, Selasa (18/6/2015).
Sejumlah media lokal menyebut bahwa korban tewas mencapai angka 27 orang, namun Kepala Polisi Nasional Thailand Somyot Poompanmuang mengatakan bahwa korban tewas sebanyak 16 orang. Somyot menyebut bom tersebut sebagai bom pipa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban luka saat ini berada di 2 rumah sakit di sekitar lokasi yaitu Police General Hospital dan Chulalongkorn Memorial Hospital. Kedua rumah sakit memanggil penerjemah bahasa China untuk membantu penanganan pasien.
Hingga saat ini, belum ada laporan WN Indonesia menjadi korban ledakan. Dubes RI untuk Thailand Luthfi Raup masih mengecek informasi korban ke sejumlah rumah sakit.
Lokasi ledakan yaitu Kuil Hindu Erawan terletak di sudut yang sibuk dekat hotel, pusat perbelanjaan, dan kantor. Kuil ini merupakan daya tarik wisata utama terutama untuk pengunjung dari Asia Timur.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan ini. Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan menyebut pelaku meledakkan bom untuk merusak kondisi perekonomian dan pariwisata Thailand. (imk/bal)










































