Warga AS yang Tewas 6 Bulan Lalu, Korban Pelecehan Seksual Pimpinan ISIS

Warga AS yang Tewas 6 Bulan Lalu, Korban Pelecehan Seksual Pimpinan ISIS

Rina Atriana - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2015 07:11 WIB
Warga AS yang Tewas 6 Bulan Lalu, Korban Pelecehan Seksual Pimpinan ISIS
Foto: Washingtonpost.com
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi kematian Kayla Mueller pada Februari 2015 lalu. Kayla disandera ISIS sejak 2013.

Hingga saat ini penyebab kematian Kayla masih belum diketahui. Hanya saja, informasi terbaru menyebutkan Kayla pernah menjadi korban pelecehan seksual para pimpinan ISIS selama masa penyanderaan tersebut.

Informasi ini disampaikan para pejabat pemerintah AS seperti dilansir CNN, Sabtu (15/8/2015). Pihak keluarga pun membenarkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami diberitahu Kayla disiksa, dia menjadi 'milik' Al-Baghdadi (salah seorang pimpinan ISIS). Kami diberitahu soal ini pada Juni oleh pemerintah," kata Juru Bicara keluarga Kayla yang tak disebut namanya.

Al-Baghdadi sendiri yang menempatkan Kayla di rumah seorang pimpinan ISIS senior, Abu Sayyaf. Sumber menyebutkan kepada CNN, pimpinan ISIS akan mendatangi rumah Abu Sayyaf jika ingin melakukan pelecehan seksual terhadap Kayla.

Dua perempuan Yazidi (etnis Kurdi yang tinggal di Utara Irak) yang juga pernah disiksa ISIS di sekitar komplek tempat tinggal Sayyaf lantas memberi tahu tentara Amerika apa yang sebenarnya terjadi. Sayyaf kemudian diketahui tewas oleh tentara AS pada serangan Mei 2015 lalu.

Sementara itu istri Sayyaf, Umm Sayyaf, menjadi tahanan tentara AS sejak Mei 2015. Kepada pihak Amerika, Umm Sayyaf menceritakan apa yang terjadi terhadap Kayla selama ia disandera.

"Kami menduga Umm Sayyaf adalah member ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) yang memiliki peranan penting dalam aktivitas teroris ISIL," terang Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, minggu lalu. (rna/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini