Pertama Kali, DK PBB Akan Bahas Serangan ISIS terhadap LGBT

Pertama Kali, DK PBB Akan Bahas Serangan ISIS terhadap LGBT

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 14 Agu 2015 12:45 WIB
Pertama Kali, DK PBB Akan Bahas Serangan ISIS terhadap LGBT
Foto: Reuters
New York, - Dewan Keamanan PBB akan menggelar pertemuan bulan ini untuk membahas tentang serangan-serangan kelompok radikal ISIS terhadap kaum gay. Ini akan menjadi sidang pertama DK PBB yang fokus ke pembahasan mengenai hak-hak gay atau lebih dikenal sebagai LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender).

Pertemuan informal tersebut menurut rencana akan digelar pada 24 Agustus mendatang. "Akan membahas ISIL dan target sistemiknya terhadap orang-orang LGBT yang kedapatan berada di wilayah yang dikuasai ISIL," kata Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Samantha Power. ISIL merupakan nama lain dari ISIS.

AS dan Chile akan menjadi tuan rumah dalam pertemuan tersebut yang akan terbuka bagi semua negara anggota yang tertarik pada penderitaan kaum LGBT yang ditindas para militan ISIS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini akan menjadi pertemuan bersejarah. Ini akan menjadi pertemuan pertama Dewak Keamanan mengenai hak-hak LGBT," tutur Powers kepada para wartawan seperti dilansir AFP, Jumat (14/8/2015).

Dalam pertemuan tersebut, para diplomat PBB akan mendengarkan keterangan dari Adnan, seorang warga Irak yang kabur dari wilayah Irak utara yang dikuasai ISIS, karena dirinya yang seorang gay telah menjadi target serangan ISIS. Jessica Stern, direktur Komisi Hak-hak Gay dan Lesbian Internasional (International Gay and Lesbian Rights Commission) juga akan menyampaikan pidatonya dalam pertemuan itu..

Bulan lalu, organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights bahwa militan ISIS melemparkan dua pria dari atas sebuah gedung di kota Palmyra dan kemudian melempari keduanya dengan batu hingga tewas. Itu dilakukan ISIS sebagai hukuman karena keduanya gay.

Pada Desember 2014, ISIS juga memposting foto-foto yang memperlihatkan para militan ISIS melemparkan seorang pria dari atas atap sebuah bangunan dan kemudian melemparinya dengan batu, karena dia gay. Dua pria gay juga dihukum rajam hingga tewas di Suriah pada November 2014.

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads