Serangan bom di distrik Kota Sadr, Baghdad itu merupakan salah satu serangan terbesar di ibukota Irak sejak Haider al-Abadi dilantik menjadi Perdana Menteri Irak setahun lalu.
"Sebuah truk pendingin bermuatan bahan peledak meledak di dalam pasar Jamila pada sekitar pukul 06.00," kata seorang polisi, Muhsin al-Saedi. "Banyak orang yang tewas dan bagian-bagian tubuh terlempar ke atap bagunan-bangunan di sekitarnya," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut saksi mata, di lokasi kejadian penuh dengan buah-buahan dan sayur-mayur bercampur dengan darah dan potongan tubuh. Pasar tersebut merupakan salah satu pasar makanan terbesar di Baghdad.
Selama ini, kelompok ISIS dilaporkan kerap mengirimkan para pengebom bunuh diri ke Baghdad. Kelompok radikal Sunni tersebut telah menguasai sebagian besar wilayah Irak utara dan barat sejak tahun 2014 lalu. (ita/ita)










































