Otoritas Jepang meminta dilakukannya penyelidikan menyeluruh atas insiden ini, serta demi mengambil langkah pencegahan agar insiden semacam ini tidak terulang. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (12/8/2015).
Penyebab jatuhnya helikopter ini belum diketahui pasti. Namun disebutkan bahwa helikopter militer jenis H-60 ini mengalami kerusakan ketika hendak melakukan pendaratan darurat di atas kapal induk USNS Red Cloud, yang berjarak 32 kilometer sebelah timur Okinawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insiden ini sangat disesalkan. Pemerintah meminta AS untuk segera memberikan informasi, untuk memeriksa penyebabnya dan mencegah insiden ini terulang kembali," tutur Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga.
Insiden ini di tengah rencana relokasi pangkalan udara AS ke wilayah yang tidak terlalu ramai. Warga Okinawa sendiri sudah sejak lama menolak keberadaan puluhan ribu tentara AS dan instalasi militer mereka yang memenuhi sekitar 18 persen wilayah pulau tersebut.
Awal bulan ini, pemerintah pusat Jepang menunda pembangunan fasilitas pengganti bagi pangkalan udara AS selama sebulan, demi memberi waktu bagi otoritas Jepang di Tokyo berdiskusi dengan otoritas Pulau Okinawa yang menentang pangkalan militer AS tersebut. (nvc/nwk)











































