Panda bernama Mei Xiang ini menjadi daya tarik utama pengunjung kebun binatang tersebut. Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (11/8/2015), pihak kebun binatang menyebut ada peningkatan level progesteron pada urine panda betina ini sejak 20 Juli.
"Ini mengindikasikan bahwa dia akan memiliki anak atau hanya mengalami pseudopregnancy selama 30-50 hari," jelas pernyataan kebun binatang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter selalu memantau perubahan kondisi reproduksi Mei Xiang dan memeriksa kemungkinan munculnya janin di dalam rahimnya. Satu-satunya cara untuk mencari tahun apakah seekor panda raksasa sedang hamil ialah dengan mendeteksi janin menggunakan ultrasound.
Spesies panda raksasa tergolong spesies langka dan nyaris punah di dunia. Oleh karena itu, kehamilan Mei Xiang ini menjadi penting demi pelestarian spesies langka ini.
Panda raksasa diketahui berasal dari kawasan pegunungan di China bagian pusat. Hanya ada sekitar 1.600 ekor panda raksasa yang hidup di alam bebas, sedangkan sekitar 300 ekor lainnya berada di penangkaran, sebagian besar di China. (nvc/nwk)











































