Tiba-tiba Kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Turki Ditunda

Tiba-tiba Kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Turki Ditunda

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 17:23 WIB
Tiba-tiba Kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Turki Ditunda
Teheran, - Tiba-tiba saja rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif ke Turki ditunda. Alasan penundaan di menit-menit terakhir itu masih misterius.

Semula, Zarif dijadwalkan bertemu para pemimpin Turki di ibukota Ankara hari Selasa ini untuk membahas berbagai isu, termasuk soal krisis Suriah. Krisis Suriah telah menimbulkan pertentangan hebat antara Teheran dan Ankara mengingat Iran merupakan sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, seteru Turki.

"Telah ada perubahan dalam program (kunjungan) tersebut," ujar seorang pejabat Turki tanpa menyebut alasan penundaan kunjungan itu, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penundaan kunjungan itu terjadi seiring harian oposisi Turki, Cumhuriyet mempublikasi artikel yang ditulis Zarif. Dalam artikel yang dimuat hari ini, Zarif mengkritik kebijakan-kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah, dan menyalahkan kemunculan kelompok-kelompok ekstrem termasuk ISIS pada perang AS di Irak tahun 2003. Menurut Zarif dalam tulisannya, kelompok ISIS didorong oleh kekacauan dan ketidakstabilan setelah invasi Irak.

"Unsur-unsur ekstremis menemukan lingkungan yang nyaman selama krisis Suriah dengan dukungan yang mereka terima dari orang-orang, organisasi-organisasi dan pemerintahan di wilayah tersebut dan berubah menjadi struktur raksasa yang mengejar tujuan dan cita-cita palsu," tulis Zarif.

"Saat ini, unsur-unsur tersebut bahkan mengancam para pendiri dan pendukung mereka sendiri," imbuhnya.

Tidak jelas apakah pernyataan Zarif tersebut merupakan kritikan terselubung pada Turki, yang selama ini dituding tidak cukup berupaya untuk mengendalikan kebangkitan ISIS dan bahkan diam-diam berkolusi dengan kelompok itu. Ankara telah berulang kali membantah tuduhan tersebut.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads