Demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/8/2015).
Pertempuran antara ISIS dan pemberontak Suriah tersebut terus berlangsung hingga Selasa dini hari waktu setempat di Marea, salah satu benteng paling signifikan bagi pemberontak di provinsi tersebut. Kota Marea berada di jalan yang menghubungkan kota Aleppo dan perbatasan dengan Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mamun al-Khatib, direktur Shahba, jaringan berita aktivis yang berbasis di Aleppo, menyatakan bahwa para militan ISIS menyerbu kota Marea dan menembaki warga sipil. Para pemberontak Suriah kemudian mengepung para jihadis ISIS hingga membuat para pengebom bunuh diri ISIS meledakkan diri mereka.
Sebelumnya pada Minggu, 9 Agustus waktu setempat, para militan ISIS berhasil menguasai penuh Umm Housh, satu dari empat desa di provinsi Aleppo yang berada di sepanjang jalur pasokan pemberontak dari Turki, yang merupakan pendukung kuat pemberontak Suriah. Menurut Observatory, setidaknya 37 pemberontak dan 10 militan ISIS tewas dalam pertempuran memperebutkan daerah tersebut. (ita/ita)











































