Serangan-serangan udara itu mulai dilancarkan militer Turki sejak bulan lalu, yakni ketika pemerintah Turki mengumumkan "perang terpadu melawan teror" dengan menggempur militan ISIS di Suriah dan militan Kurdi di wilayah Irak utara. Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (11/8/2015).
Militan Kurdi atau yang tergabung dalam kelompok Kurdistan People's Party (PKK) merupakan gerakan terlarang di Turki. Kelompok tersebut telah melancarkan pemberontakan selama tiga dekade untuk menuntut otonomi Kurdi yang lebih besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Senin, 10 Agustus waktu setempat, setidaknya 9 orang tewas dalam rangkaian serangan terhadap pasukan keamanan Turki di sejumlah wilayah Turki, kebanyakan di wilayah Turki bagian tenggara. (ita/ita)











































