Keponakan Presiden Assad Ditangkap Otoritas Suriah

Keponakan Presiden Assad Ditangkap Otoritas Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 14:28 WIB
Keponakan Presiden Assad Ditangkap Otoritas Suriah
Bashar al-Assad (REUTERS/SANA/Handout)
Damaskus - Otoritas Suriah menangkap keponakan Presiden Bashar al-Assad terkait tewasnya seorang tentara Suriah. Penangkapan dilakukan setelah unjuk rasa di kota Latakia, markas kuat Assad yang menyerukan agar keponakan Assad dihukum.

Kantor berita SANA, seperti dilansir Reuters, Selasa (11/8/2015), memberitakan bahwa Suleiman Hilal al-Assad telah ditangkap. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut alasan penangkapan tersebut.

"Menangkap Suleiman Hilal al-Assad dan menyerahkannya kepada pihak terkait," demikian seperti dilaporkan SANA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights melaporkan bahwa Suleiman al-Assad marah ketika mobilnya didahului oleh Kolonel Hassan al-Shaikh ketika melintasi jalanan Latakia. Saat itu, Suleiman sedang bersama keluarganya di dalam mobil itu. Beberapa saat kemudian, Suleiman menembak mati Kolonel Shaikh tak jauh dari lokasi.

Aksi penembakan brutal ini terjadi di wilayah Latakia, markas kuat komunitas Alawite, kelompok elite yang menaungi Presiden Assad. Baik Suleiman maupun Shaikh sama-sama anggota Alawite dan insiden ini memicu ketegangan di wilayah Latakia. Ratusan warga Suriah menggelar aksi unjuk rasa yang jarang terjadi di Suriah pada Sabtu (8/8) malam di kota Latakia. Mereka menuntut Suleiman dihukum atas aksi brutalnya.

"Rakyat ingin eksekusi Suleiman," teriak para demonstran seperti terekam video yang beredar di media sosial. Para demonstran juga meneriakkan slogan mendukung Presiden Assad.

Suleiman merupakan anak laki-laki dari sepupu Presiden Assad, Hilal al-Assad. Tahun lalu, Hilal tewas dalam pertempuran dengan militan setempat. Menanggapi kasus ini, Presiden Assad telah berjanji akan menindak tegas pelaku, siapapun dia. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads