Video-video ini dijual lewat internet atau di kalangan paedofil, dan juga digunakan untuk memeras korban maupun keluarganya. Kasus ini sudah berlangsung bertahun-tahun, namun keluarga korban memilih diam karena malu serta diancam pelaku. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (11/8/2015).
Warga di desa Hussain Khan Wala, Punjabi, menuturkan kepada Reuters, keluarga ternama di wilayah itu sudah bertahun-tahun memaksa anak-anak, terutama anak laki-laki untuk melakukan adegan seks dengan direkam kamera. Tidak disebut lebih jelas sindikat yang mendalangi kasus mengerikan ini.
Dalam beberapa kasus, keluarga korban yang melapor ke polisi, mengeluhkan penanganan yang tidak profesional. Rubina Bibi menuturkan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun menjadi korban. Ketika Bibi melaporkan kasus ini ke kepolisian sekitar 1,5 bulan lalu, polisi malah mengusirnya.
"Putra saya ada di dalam video, dia adalah korban. Anak-anak kami dipaksa melakukan ini. Mereka dipermalukan. Tapi polisi malah memperlakukan mereka seperti pelaku kriminal," tuturnya.
"Saya pergi ke kantor polisi untuk melapor, tapi bukannya dilayani, mereka malah menahan anak saya," terang ibu korban lainnya, Shakila Bibi yang putranya berusia 15 tahun masih ditahan polisi hingga kini.
Korban paling muda disebutkan berusia 5 tahun. Tiga remaja putra berusia 15 tahun yang menjadi korban, menuturkan kepada Reuters bahwa mereka diancam dengan senjata seperti pisau, kapak dan senjata api oleh pelaku. Salah satu korban yang kini berusia 18 tahun mengakui menjadi korban sejak usia 10 tahun. Remaja ini banyak mencuri uang dan perhiasan orang tuanya untuk membayar pelaku yang memerasnya.
Otoritas kepolisian distrik setempat, Rai Babar menegaskan pihaknya menangani kasus ini dengan serius. Sejauh ini baru 7 kasus yang melibatkan 11 korban yang terdaftar di kepolisian, dan sedikitnya baru 7 tersangka yang ditangkap. "Saya pastikan bahwa kami menangani kasus ini dengan serius dan akan dilakukan penyelidikan yang adil dan transparan," tuturnya kepada Reuters. (nvc/ita)











































