Menurut kepolisian setempat, setidaknya empat orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka dalam serangan bom mobil bunuh diri itu.
"Informasi awal kami menunjukkan empat orang telah tewas dalam serangan bunuh diri itu. Kami sedang mencoba mengidentifikasi para korban," kata kepala kepolisian Kabul, Fraidoon Obaidi seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (10/8/2015).
Seorang polisi di lokasi kejadian mengatakan, serangan bunuh diri itu tampaknya diarahkan ke dua kendaraan lapis baja, meski tidak jelas siapa yang berada di dalam kedua kendaraan tersebut.
"Itu tempat yang ramai. Ada korban warga sipil dan pasukan keamanan," tutur Najib Danish, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghan.
Sejauh ini belum ada pihak ataupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut.
Kabul telah berada dalam kondisi siaga menyusul serangan-serangan pekan lalu, yang menewaskan setidaknya 50 warga sipil dan personel keamanan di ibukota Afghan tersebut. Rentetan kekerasan itu terjadi beberapa hari setelah perubahan kepemimpinan dalam kelompok Taliban Afghan, menyusul tewasnya pendiri Taliban, Mullah Mohammad Omar. (ita/ita)











































