Akibat penusukan pada Minggu, 9 Agustus waktu setempat tersebut, pria Israel berumur 26 tahun itu mengalami luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/8/2015).
Disebutkan bahwa penyerang berasal dari sebuah desa dekat jalan raya 443, satu dari dua rute besar yang menghubungkan Yerusalem dan Tel Aviv.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan lalu, beberapa ekstremis Yahudi membakar rumah seorang warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Seorang bayi berumur 18 bulan dan ayahnya tewas dalam insiden itu. Sementara ibu dan kakak laki-laki sang bayi saat ini masih dirawat karena luka-luka mereka.
Pekan lalu, dua warga Israel terluka ketika sebuah bom bensin dilemparkan ke mobil mereka di wilayah Yerusalem Timur. (ita/ita)











































