Atas insiden ini, seorang pria telah ditangkap dan dikenai dakwaan pembunuhan. Pria AS tersebut adalah David Conley (48) yang merupakan mantan pasangan Valerie Jackson, wanita yang tewas dalam peristiwa itu. Valerie yang berumur 40 tahun tinggal di rumah itu bersama suami dan anak-anaknya.
Demikian disampaikan Wakil Kepala Kepolisian setempat Tim Cannon seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motif pembunuh tampaknya terkait dengan keributan dengan Valerie," imbuh Cannon tanpa menjelaskan lebih rinci.
Kedelapan korban tewas itu ditemukan pada Sabtu, 8 Agustus waktu setempat setelah polisi datang untuk memeriksa rumah di wilayah Houston itu, menyusul pengaduan seorang kerabat keluarga yang khawatir dan meminta polisi memeriksa mereka.
Para korban ditemukan di tiga kamar yang ada di rumah tersebut. Mereka telah ditembak beberapa kali, dan sebagian diborgol dengan borgol logam. Saat polisi datang, pelaku masih berada di dalam rumah.
"Kami tidak bisa memahami motif seseorang mengambil nyawa begitu banyak orang tak bersalah, khususnya nyawa anak-anak kecil," cetus Cannon seraya mengatakan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan atas pembunuhan mengerikan ini.
Anak-anak yang tewas berumur mulai dari enam tahun hingga 13 tahun. Tiga dari delapan korban tewas adalah perempuan dan lima lainnya laki-laki.
(ita/ita)











































