Penyanderaan di Hotel Mali Berakhir, Sandera Dibebaskan dan 6 Tewas

Penyanderaan di Hotel Mali Berakhir, Sandera Dibebaskan dan 6 Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2015 17:40 WIB
Penyanderaan di Hotel Mali Berakhir, Sandera Dibebaskan dan 6 Tewas
Ilustrasi (Thinkstock/Alexei Novikov)
Bamako - Aksi penyanderaan di hotel Mali oleh militan setempat akhirnya berakhir. Sebanyak empat orang yang dijadikan sandera, berhasil diselamatkan. Korban tewas mencapai 6 orang.

"Sudah berakhir dan berakhir dengan baik. Kami membebaskan empat sandera. Tapi sayangnya, kami juga menemukan tiga jenazah di lokasi," tutur juru bicara Kementerian Pertahanan Mali, Kolonel Diaran Kone, seperti dilansir Reuters, Sabtu (8/8/2015).

Tidak disebut lebih lanjut identitas tiga jenazah itu. Kone juga tidak menyebut kewarganegaraan para sandera yang dibebaskan maupun korban tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Ukraina dan Rusia sebelumnya mengkonfirmasi bahwa warga mereka ikut disandera di hotel tersebut. Kemudian kantor berita Rusia, mengutip atase pers pada Kedutaan Besar Rusia di Mali, menyebutkan bahwa seorang sandera asal Rusia yang bekerja untuk maskapai UTair telah dibebaskan.

Warga Prancis dan juga Afrika Selatan juga disebutkan menginap di hotel yang sama.

Sekelompok pria bersenjata menyerang Hotel Byblos di kota Sevare pada Jumat (7/8) pagi waktu setempat. Hotel tersebut biasa menjadi tempat menginap staf PBB. Para pelaku melepas tembakan di dalam hotel dan menewaskan sedikitnya 6 orang, termasuk lima tentara pemerintah Mali dan seorang staf misi perdamaian PBB di Mali, MINUSMA.

Kepolisian beserta tentara Mali mengepung hotel tersebut dan baku tembak pun terjadi. Tiga pelaku, termasuk satu pelaku yang memasang peledak di tubuhnya, dilaporkan tewas dalam baku tembak tersebut.

Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. (nvc/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads