Pekan ini, Lee Hee Ho mengunjungi Korut selama 4 hari untuk urusan kemanusiaan. Namun muncul banyak spekulasi soal pertemuan khusus antara Lee dengan Kim Jong-un, yang secara pribadi memberi izin Lee untuk terbang langsung dari Korsel.
Seperti dilansir AFP, Sabtu (8/8/2015), ajudan Lee menuturkan wanita yang kini berusia 93 tahun tersebut tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Kim Jong-un selama mengunjungi Pyongyang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya, Lee menyatakan dirinya berkunjung ke Korut sebagai warga sipil dan tidak membawa tugas negara. Bagaimanapun juga, kunjungan ini tergolong kunjungan langka bagi seorang warga Korsel ke Korut.
Di Pyongyang, Lee mengunjungi sejumlah rumah sakit yang merawat anak-anak dan ibu-ibu yang mengandung maupun telah melahirkan. "Memegang tangan anak-anak yang tidak berdosa dan ceria di sana, saya merasa kita tidak seharusnya mewariskan rasa sakit terpisah tanah air kepada generasi selanjutnya," ucap Lee.
"Saya harap semua rakyat Korea memikirkan bersama cara untuk menangani perpisahan dan mencapai reunifikasi melalui rekonsiliasi, kerja sama dan kasih sayang, seperti dinyatakan dalam deklarasi 15 Juni," imbuhnya, merujuk pada deklarasi perdamaian dan rekonsiliasi yang ditandatangani dalam pertemuan antar kedua Korea pada tahun 2000 lalu.
Lee sendiri sebelumnya sudah pernah bertemu dengan Kim Jong Un ketika menghadiri upacara pemakaman mendiang Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un pada Desember 2011 lalu. (nvc/gah)











































