Hal itu dilansir Reuters, Jumat (7/8/2015). Ledakan terakhir terjadi di dekat pintu masuk akademi tersebut.
"Pelaku mengenakan seragam polisi dan meledakkannya di antara para pelajar yang hendak kembali dari istirahat," kata pejabat polisi setempat.
Menurut pejabat polisi tersebut, pelaku bom bunuh diri juga telah berhasil menempatkan dirinya di tengah antrean para taruna sebelum memasuki kampus.
Sebuah jaringan televisi lokal mengabarkan 8 orang tewas. Kabar itu diperoleh dari mengutip seorang petugas ambulans. (idh/jor)











































