Disampaikan pejabat kepolisian setempat, Mustafizur Rahman, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (7/8/2015), blogger bernama Niloy Chakrabarti (40) ditemukan tewas di dalam apartemennya di ibukota Dhaka. Chakrabarti dikenal dengan tulisannya yang mendukung sekulerisme.
Dalam salah satu tulisannya, Chakrabarti menyerukan hukuman mati bagi para pemimpin muslim yang terlibat kejahatan perang pada Perang Kemerdekaan Bangladesh tahun 1971 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat mengkonfirmasi bahwa Chakrabarti dibunuh oleh sekitar 6 orang. Namun identitas maupun motif pelaku belum diketahui pasti.
"Ada enam pelaku yang mengetuk pintu, berdalih mereka berniat menyewa apartemen. Dua pelaku di antaranya membawa korban ke dalam kamar dan membunuhnya di sana," terang Wakil Komisioner Kepolisian setempat, Muntashirul Islam.
Dalam beberapa tahun terakhir, militan di Bangladesh banyak menargetkan blogger atau penulis sekuler. Pada Februari lalu, pelaku bersenjatakan parang membunuh seorang blogger Bangladesh yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Avijit Roy di Dhaka. Korban tewas lainnya adalah Ananta Bijoy yang diserang pria bersenjata parang pada Mei lalu dan Washiqur Rahman yang tewas dibacok di Dhaka, pada Maret lalu. (nvc/nwk)











































