ISIS Culik 230 Warga Sipil di Suriah

ISIS Culik 230 Warga Sipil di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Agu 2015 16:30 WIB
ISIS Culik 230 Warga Sipil di Suriah
Ilustrasi (Thinkstock)
Damaskus - Kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kembali melakukan penculikan massal. Kali ini, kelompok radikal Sunni itu menculik sedikitnya 230 warga sipil di Suriah. Penculikan ini terjadi saat ISIS menyerbu dan menguasai sebuah kota strategis di Provinsi Homs, Suriah.

Disampaikan organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (7/8/2015), sedkitnya 230 orang diculik ISIS dari kota Qaryatain, yang dikuasai ISIS setelah bertempur dengan militer Suriah.

Dari jumlah tersebut, terdapat puluhan warga penganut Kristen yang diculik dari gereja setempat. Qaryatain terletak di dekat jalur yang menghubungkan kota kuno Palmyra dengan pegunungan Qalamun, yang membentang sepanjang perbatasan Libanon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Daesh menculik sedikitnya 230 orang, termasuk sedikitnya 60 warga Kristen, dalam penyerbuan di Al-Qaryatain," tutur Direktur Observatory, Rami Abdel Rahman menggunakan nama lain ISIS.

Banyak dari warga Kristen yang diculik itu merupakan warga yang mengungsi dari Aleppo. Menurut Abdel Rahman, beberapa orang yang diculik ini memang dicari ISIS karena bekerja sama dengan rezim pemerintah Suriah. Mereka yang berusaha kabur, dilacak dan dibawa paksa oleh ISIS.

Sebelumnya pada Februari lalu, ISIS menculik sedikitnya 250 warga Assiria penganut Kristen dalam aksi penculikan massal di beberapa desa Suriah. Sebagian besar yang diculik merupakan wanita dan anak-anak. Kondisi dari warga sipil yang diculik ISIS ini tidak diketahui pasti. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads