Ini merupakan serangan besar pertama di ibukota Afghan sejak pengumuman tewasnya pemimpin Taliban, Mullah Omar. Saat ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/8/2015).
Wanita dan anak-anak termasuk di antara para korban ledakan bom di Shah Shaheed, kawasan di sebelah timur ibukota Kabul itu. Ledakan tersebut begitu dahsyatnya hingga membuat rumah-rumah di kota tersebut bergetar, bahkan sejumlah bangunan rusak dan kaca-kaca jendela pecah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah korban jiwa telah mencapai delapan orang, dan yang terluka sebanyak 128 orang," tutur juru bicara kepolisian Kabul,Β Ebadullah Karimi kepada AFP.
Kepala kepolisian Kabul Jenderal Rahman Rahimi mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan luka-luka dalam insiden itu. Dikatakannya, para petugas saat ini masih terus mencari korban yang mungkin masih tertimpa reruntuhan. (ita/ita)










































