Selama beberapa dekade terakhir, otoritas setempat gagal mendapat petunjuk dan melacak keberadaan kedua pendaki Jepang itu. Badai salju hebat yang melanda kawasan pegunungan saat itu menghentikan pencarian.
Hingga pada September 2014 lalu, seperti dilansir CNN, Jumat (7/8/2015), seorang pendaki tidak sengaja menemukan kerangka manusia dan perlengkapan mendaki di gletser pegunungan Matterhorn. Juru bicara kepolisian Valais Canton, Stephane Vouardoux menyebut, temuan itu ada di ketinggian 2.800 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Luar Negeri Jepang memastikan, kedua jasad yang ditemukan pada September 2014 lalu sebagai Michio Oikawa dan Masayuki Kobayashi, dua pendaki Jepang yang hilang pada Agustus 1970 silam. Keduanya berusia 22 tahun dan 21 tahun saat menghilang.
Gunung Matterhorn yang memiliki ketinggian 4.480 meter ini, merupakan salah satu pegunungan terkenal di kawasan Eropa. Otoritas kepolisian di kawasan pegunungan tersebut masih memiliki daftar panjang para pendaki yang hilang sejak tahun 1925. Dalam beberapa tahun terakhir, temuan-temuan mulai marak seiring kian mencairnya gletser pegunungan Alpen. (nvc/ita)











































