Setelah 45 Tahun Hilang, 2 Pendaki Jepang Ditemukan

Setelah 45 Tahun Hilang, 2 Pendaki Jepang Ditemukan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Agu 2015 14:29 WIB
Setelah 45 Tahun Hilang, 2 Pendaki Jepang Ditemukan
Sepatu yang ditemukan bersama jasad pendaki (Police Cantonale Valaisanne/Handout via Reuters)
Jenewa - Dua jasad pendaki asal Jepang yang hilang di Alpen, Swiss baru ditemukan 45 tahun kemudian. Kedua pendaki ini dilaporkan hilang saat mendaki pegunungan Matterhorn pada tahun 1970-an lalu.

Selama beberapa dekade terakhir, otoritas setempat gagal mendapat petunjuk dan melacak keberadaan kedua pendaki Jepang itu. Badai salju hebat yang melanda kawasan pegunungan saat itu menghentikan pencarian.

Hingga pada September 2014 lalu, seperti dilansir CNN, Jumat (7/8/2015), seorang pendaki tidak sengaja menemukan kerangka manusia dan perlengkapan mendaki di gletser pegunungan Matterhorn. Juru bicara kepolisian Valais Canton, Stephane Vouardoux menyebut, temuan itu ada di ketinggian 2.800 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bekerja sama dengan Konsulat Jepang di Jenewa, tes DNA digunakan untuk membandingkan sampel dari kerangka itu dengan keluarga dua pendaki di Jepang. Hasilnya pada Kamis (6/8) waktu setempat, otoritas Swiss mengumumkan bahwa dua jasad pendaki Jepang telah ditemukan selang 45 tahun.

Kementerian Luar Negeri Jepang memastikan, kedua jasad yang ditemukan pada September 2014 lalu sebagai Michio Oikawa dan Masayuki Kobayashi, dua pendaki Jepang yang hilang pada Agustus 1970 silam. Keduanya berusia 22 tahun dan 21 tahun saat menghilang.

Gunung Matterhorn yang memiliki ketinggian 4.480 meter ini, merupakan salah satu pegunungan terkenal di kawasan Eropa. Otoritas kepolisian di kawasan pegunungan tersebut masih memiliki daftar panjang para pendaki yang hilang sejak tahun 1925. Dalam beberapa tahun terakhir, temuan-temuan mulai marak seiring kian mencairnya gletser pegunungan Alpen. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads