PM Najib Pastikan Puing MH370, Keluarga Korban Malah Bingung

PM Najib Pastikan Puing MH370, Keluarga Korban Malah Bingung

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Agu 2015 13:34 WIB
PM Najib Pastikan Puing MH370, Keluarga Korban Malah Bingung
Keluarga korban MH370 (REUTERS/Jason Lee)
Kuala Lumpur - Berbagai reaksi diberikan keluarga korban tragedi Malaysia Airlines (MAS) MH370. Bukannya merasa kejelasan semakin dekat, beberapa keluarga korban malah semakin bingung dengan pengumuman kepastian puing MH370 oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Berbicara kepada CNN, Kamis (6/8/2015), salah satu keluarga korban, KS Narendran yang istrinya ada di dalam MH370 mengaku telah melihat pengumuman PM Najib, saat memastikan puing sayap atau flaperon yang ditemukan di Pulau La Reunion merupakan bagian dari MH370 yang hilang.

Namun ketika mendengar pernyataan pejabat Prancis yang sedikit berbeda, Narendran semakin bingung. Wakil Jaksa Paris Serge Mackowiak dalam pernyataannya selang satu menit sebelum pengumuman hanya menyebut 'ada dugaan kuat' bahwa puing itu memang MH370.

"Saya sedikit bingung karena PM sangat jelas, tapi pejabat Prancis itu seperti ... saya pikir mereka, ada sedikit permainan kata di sini, dan saya bingung mana yang harus dipercaya. Entah bagaimana, saya malah bingung, dan jujur, saya sedikit marah dan kecewa," ucapnya.

"Saya tidak mendengar fakta. Saya tidak mendengar dasarnya. Saya tidak mendengar apa-apa, jadi ini membuat saya bertanya apakah sudah ada kesimpulan sebelumnya dan semua orang berlomba mencapai garis akhir," imbuh Narendran.

PM Najib menyampaikan pengumuman soal kepastian puing MH370 pada Kamis (6/8) dini hari, saat kebanyakan keluarga korban, terutama di Malaysia masih tertidur. Pihak maskapai MAS hanya mengirim pesan singkat ke beberapa keluarga korban sesaat sebelum pengumuman PM Najib.

"Saya tidak percaya ini. Tidak! Saya marah dan saya pikir pengumuman ini sangat tidak bertanggung jawab," ucap keluarga korban MH370, Xu Jinghong yang ibunya ada di dalam MH370.

Keluarga korban asal China, Jiang Hui yang ibunya juga menjadi korban tragedi MH370 sepakat dengan pernyataan Xu. "Saya curiga dengan pernyataan pihak Malaysia Airlines, karena sebelumnya mereka kerap berubah-ubah dalam pernyataan mereka, dari benar menjadi tidak benar. Saya harap sekarang otoritas China bisa memberikan jawaban yang pasti," harapnya. (nvc/ita)


Berita Terkait