Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/8/2015), pelaku yang diidentifikasi sebagai Vincente David Montano (29) dinyatakan tewas di luar pintu belakang bioskop yang tengah menayangkan film 'Mad Max: Fury Road' tersebut.
Montano menyerbu bioskop di Nashville pada Rabu (5/8) waktu setempat. Montano melukai 3 orang dengan semprotan merica. Salah satu polisi masuk ke dalam bioskop dan mendekati Montano, namun dibalas dengan tembakan. Polisi lantas membalas tembakan Montano sembari menunggu bantuan.
Saksi mata menuturkan, Montano akhirnya tewas terkena tembakan polisi, saat dia berusaha kabur lewat pintu belakang. Sedangkan dari tiga korban luka, salah satunya mengalami luka ringan yang diduga akibat diserang kapak oleh pelaku.
Kepolisian Nashville menyebutkan, Montano juga membawa sebuah tas ransel yang diduga berisi sebuah benda seperti bom. Senjata api yang dibawa Montano terlihat seperti senjata asli namun rupanya hanya airsoft gun. Pistol replika ini diduga hanya bisa menembakkan peluru plastik atau aluminium.
Dalam keterangannya, juru bicara kepolisian Nashville, Dan Aaron menuturkan bahwa Montano memiliki riwayat gangguan mental. Menurut Aaron, Montano pernah menjalani perawatan kesehatan mental sebanyak 4 kali, sepanjang tahun 2004-2007. Pada tahun 2004, Montano pernah ditangkap polisi terkait dakwaan penyerangan dan sejak Senin (3/8) waktu setempat, dia dilaporkan hilang.
Insiden ini terjadi selang dua minggu setelah insiden penembakan melanda sebuah bioskop di Lafayette, Louisiana. Dua orang tewas dan sekitar 9 orang lainnya luka-luka dalam penembakan itu, sebelum pelaku akhirnya bunuh diri.
(nvc/ita)











































