"Hari ini, 515 hari sejak pesawat menghilang, dengan sangat berat hati saya harus menyampaikan bahwa tim pakar internasional telah memastikan puing-puing pesawat yang ditemukan di Pulau Reunion memang dari MH370," kata Perdana Menteri Najib Razak kepada wartawan sebagaimana dilansir AFP, Kamis (6/8/2015).
"Kami sekarang memiliki bukti fisik itu, seperti yang saya umumkan pada tanggal 24 Maret tahun lalu, penerbangan MH370 berakhir tragis di Samudera Hindia selatan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat MH370 yang berbelok di atas Samudera Hindia dan terbang selama berjam-jam setelah sistem komunikasi dan radar dimatikan, tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah penerbangan.
"Saya ingin meyakinkan kepada semua yang terkena dampak tragedi ini, bahwa pemerintah Malaysia berkomitmen untuk melakukan segala sesuatu guna menemukan kebenaran dari apa yang terjadi," katanya.
"Hilangnya MH370 menandai kita sebagai bangsa. Kami berduka dengan Anda, sebagai bangsa," tuturnya.
(fdn/fdn)











































