Otoritas setempat, Shiva Ram Gelal menyebutkan, belasan jasad korban ini ditemukan di area desa Langtang, desa tujuan para pendaki yang berjarak 60 kilometer dari Kathmandu. Desa Langtang dilanda longsor hebat setelah gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Nepal, beberapa bulan lalu.
"Potongan tangan, kaki dan bagian tubuh lain dari 17 korban ditemukan," tutur Gelal seperti dilansir Reuters, Rabu (5/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui pasti apakah jasad korban yang ditemukan merupakan warga desa setempat atau para pendaki yang hilang. Gelal menyatakan, seluruh jasad yang ditemukan akan diterbangkan ke Kathmandu, untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Akibat gempa bumi pada 25 April lalu, ribuan rumah di desa Langtang tertimbun longsor dan juga hancur akibat tertimpa bebatuan serta lumpur. Sejauh ini, petugas penyelamat Nepal telah menemukan 197 jasad korban di lembah Langtang.
Sedangkan pejabat kepolisian setempat, Prabin Pokharel menyatakan sekitar 134 orang masih dinyatakan hilang akibat longsor di kawasan tersebut. Tercatat sekitar 8.900 orang tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Nepal pada April dan Mei lalu. (nvc/ita)











































