Crane Raksasa Timpa Rumah Warga di Belanda, 20 Orang Terluka

Crane Raksasa Timpa Rumah Warga di Belanda, 20 Orang Terluka

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Agu 2015 13:38 WIB
Crane Raksasa Timpa Rumah Warga di Belanda, 20 Orang Terluka
Crane timpa rumah warga (REUTERS/Ronald Fleurbaaij)
Amsterdam - Dua crane atau derek raksasa terguling saat mengangkat potongan jembatan di kota Alphen aan den Rijn, Belanda. Kedua crane ini menimpa deretan rumah di sebelahnya dan melukai sedikitnya 20 orang.

Potongan jembatan ini diangkut melalui jalur sungai yang ada di kawasan kota tersbeut. Insiden dramatis ini berhasil direkam warga setempat yang ada di lokasi kejadian. Video itu menunjukkan bagaimana potongan jembatan terayun tak terkendali, sebelum menimpa deretan bangunan yang ada di sisi sungai.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/8/2015), beberapa gedung yang sebagian besar rumah warga rata dengan tanah. Televisi setempat, NOS melaporkan, petugas penyelamat masih melakukan pencarian korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jembatan yang membentang di atas Sungai Old Rhine memang sedang direnovasi setelah hasil survei tahun 2010 lalu, menunjukkan bahwa struktur baja penyangga jembatan itu sudah dalam kondisi buruk. Proses renovasi yang dimulai pada musim semi lalu, diharapkan selesai pada akhir musim panas ini.

Insiden terjadi saat sambungan baja berukuran raksasa yang membentuk rentangan pusat jembatan akan dipasang pada posisinya pada Senin (3/8) waktu setempat. Salah satu crane tidak mampu menahan ayunan sambungan baja itu dan terguling, hingga membuat crane kedua ikut terguling.

Secara terpisah, otoritas kota Alphen aan den Rijn menyatakan tidak ada korban dalam insiden ini. Hanya satu warga yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan dan mengeluh sakit pada panggulnya, serta seekor anjing yang ditemukan mati tertimpa reruntuhan.

"Kami tidak berani berharap banyak saat melihat rekaman videonya, tapi pada saat ini tidak ada korban jiwa," ucap Walikota Alphen aan den Rijn, Liesbeth Spies dalam pernyataannya seperti dilansir AFP.

Jaksa setempat telah memulai penyelidikan atas insiden ini. Tiga orang yang menganggap dirinya bertanggung jawab atas insiden ini, dengan sukarela mendatangi kantor polisi setempat untuk membantu penyelidikan.




(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads