75 Orang Tewas dan 200 Ribu Mengungsi Akibat Banjir di India

75 Orang Tewas dan 200 Ribu Mengungsi Akibat Banjir di India

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 18:41 WIB
75 Orang Tewas dan 200 Ribu Mengungsi Akibat Banjir di India
Foto: Reuters
New Delhi, - Setidaknya 75 orang telah tewas akibat banjir dan tanah longsor di wilayah India timur. Ratusan ribu orang juga terpaksa mengungsi ke tempat-tempat pengungsian akibat bencana alam yang disebabkan oleh hujan deras ini.

Diperparah oleh Topan Komen yang melanda wilayah pantai timur pada Jumat, 31 Juli waktu setempat, curah hujan yang tinggi telah membuat sungai-sungai besar meluap dan membanjiri desa-desa di sebagian negara-negara bagian, Bengal Barat, Odisha dan Manipur. Hujan lebat juga menyebabkan tanah longsor di Manipur, hingga menewaskan 21 orang.

"Dalam empat tahun terakhir, belum pernah ada banjir seperti tahun ini," tutur Mamata Banerjee, kepala menteri Bengal Barat, wilayah yang paling parah dilanda banjir dan tanah longsor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini, kita telah menyaksikan banjir-banjir buatan manusia dan kita telah cukup berhasil menekannya. Namun situasi yang sekarang benar-benar di luar kendali," imbuhnya kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (3/8/2015).

Dikatakan Banerjee, dibukanya pintu air di bendungan-bendungan yang dilanda banjir di dua negara bagian tetangga, Jharkhand dan Odisha, juga telah memperparah banjir di Bengal Barat. Setidaknya 49 orang tewas di wilayah tersebut akibat banjir ini.

Akibat banjir ini, sekitar 200 ribu orang terpaksa mengungsi ke tempat-tempat pengungsian di sejumlah distrik di Bengal Barat.

India biasanya memasuki musim hujan sejak Juni hingga September, yang vital bagi pertanian. Namun curah hujan yang tinggi kerap menimbulkan kerusakan yang berdampak bagi jutaan orang, merusak panen, menghancurkan rumah-rumah dan menimbulkan wabah penyakit seperti diare. (ita/ita)


Berita Terkait