Kebanyakan korban tewas adalah warga sipil yang berada di pasar yang berlokasi di provinsi Idlib tersebut. Demikian disampaikan organisasi pemantau HAM Suriah, Observatory for Human Rights, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (3/8/2015).
Disebutkan Observatory, puluhan orang lainnya luka-luka dalam peristiwa itu. Sejauh ini belum ada pernyataan dari militer Suriah mengenai insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan jatuhnya Ariha ke tangan pemberontak, berarti sebagian besar Idlib kini telah berada di bawah kendali pemberontak Suriah.
Militer Suriah saat ini masih terus berupaya untuk mengusir para pemberontak dari wilayah tersebut. (ita/ita)











































