Juru bicara militer Nigeria, Kolonel Tukur Gusau, seperti dilansir Reuters, Senin (3/8/2015), menyebutkan 101 sandera yang dibebaskan merupakan anak-anak. Sebanyak 67 sandera lainnya merupakan perempuan dan sisanya adalah sandera laki-laki.
Gusau menambahkan, seorang komandan Boko Haram juga ditangkap dalam operasi tersebut. Beberapa kamp militan di sekitar kota Bama, yang berjarak 70 kilometer dari Maiduguri, Borno berhasil dibersihkan dari Boko Haram oleh militer Nigeria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boko Haram berhasil dipukul mundur dari sejumlah besar wilayah yang dikuasainya sejak awal tahun ini. Anggota kelompok militan ini menyebar ke berbagai wilayah dan kembali pada taktik gerilya dengan menyerang target-target kecil dengan bom dan menjarah wilayah yang diserang.
Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari bersumpah akan menghancurkan Boko Haram. Pasukan gabungan antar negara yang terdiri atas 8.700 tentara Nigeria, Kamerun, Niger, Chad dan Benin dibentuk untuk melawan Boko Haram.
Pasukan gabungan ini seharusnya mulai beroperasi pada 31 Juli lalu, namun mengalami penundaan karena kurangnya dana dan niat politik terhadap pasukan gabungan ini. Presiden Buhari mengunjungi Kamerun pekan lalu, dalam upaya menghapuskan kendala ini. Selama 6 tahun terakhir, Boko Haram terus melancarkan serangan di Nigeria dan negara sekitarnya, dengan tujuan mendirikan negara Islam. (nvc/ita)











































