Potongan Logam yang Ditemukan di La Reunion Bukan dari Pesawat

Potongan Logam yang Ditemukan di La Reunion Bukan dari Pesawat

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 10:16 WIB
Potongan Logam yang Ditemukan di La Reunion Bukan dari Pesawat
Warga menyisir pantai La Reunion (REUTERS/Jacky Naegelen)
Paris - Perburuan puing-puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Pulau La Reunion tak berujung pada temuan petunjuk baru. Potongan logam yang baru ditemukan di Pulau La Reunion dipastikan bukan berasal dari pesawat.

Seperti dilansir AFP, Senin (3/8/2015), warga lokal Pulau La Reunion terus melakukan penyisiran di kawasan pantai sejak ditemukan puing pesawat diduga MH370 di area tersebut, pekan lalu. Warga menyerahkan setiap benda mencurigakan yang mereka temukan di tepi pantai. Pada Minggu (2/8) waktu setempat, beberapa puing ditemukan di kawasan pantai La Reunion dan salah satunya diyakini sebagai potongan pintu pesawat.

Namun penyidik dengan segera memupuskan harapan. Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman yang kini ada di Prancis, menuturkan kepada AFP bahwa salah satu potongan logam yang sempat diyakini bagian dari pesawat, ternyata bukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya berasal dari tangga rumahan. Bukan sebuah pintu (pesawat)," terangnya.

Secara terpisah, seorang sumber yang memahami penyelidikan MH370 di Paris, menyatakan tidak ada puing pesawat lainnya yang ditemukan di Pulau La Reunion pada Minggu (2/8). "Tidak ada objek atau puing lain yang berasal dari pesawat (yang masuk dalam daftar bukti)," sebut sumber itu.

Pada Minggu (2/8), kepolisian Pulau La Reunion juga menemukan potongan logam yang memiliki tulisan China dan terpasang pada sebuah pegangan berlapiskan kulit. Pengguna internet di China memperkirakan benda itu merupakan cerek.

"Orang-orang jadi lebih waspada. Mereka akan berpikir setiap benda logam yang ditemukan di pantai adalah bagian dari MH370, tapi ada banyak benda di sepanjang pantai, lautan terus-menerus membawanya," tutur juru bicara kota Saint-Andre, Jean-Yves Sambimanan.

Sebelumnya, otoritas Malaysia telah mengkonfirmasi puing sayap pesawat atau flaperon sepanjang 2 meter merupakan bagian dari pesawat Boeing 777. Belum dipastikan puing itu berasal dari MH370, namun diketahui bahwa MH370 merupakan satu-satunya pesawat jenis Boeing 777 yang hilang di lautan. (nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini