Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai juga mengatakan, bagian sayap pesawat yang ditemukan di La Reunion pada Rabu, 29 Juli itu telah secara resmi diidentifikasi sebagai bagian sayap pesawat Boeing 777. Ini artinya sudah hampir dipastikan bahwa puing tersebut adalah bagian dari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang tahun lalu.
"Departemen Aviasi Sipil Malaysia ingin menjangkau beberapa otoritas aviasi di wilayah-wilayah sekitar Pulau Reunion di Samudera Hindia," tutur Liow seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (2/8/2015).
"Ini untuk memungkinkan para pakar melakukan analisis yang lebih substantif jika ada puing-puing lainnya yang terdampar, sehingga bisa memberikan petunjuk lebih banyak bagi kita mengenai pesawat yang hilang tersebut," imbuhnya.
Sementara itu, potongan logam lainnya juga ditemukan di Pulau La Reunion hari Minggu ini. Namun belum ada keterangan detail mengenai potongan logam tersebut.
Pesawat MH370 hilang pada Maret 2014 lalu saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Pesawat yang mengangkut 239 orang itu diyakini jatuh ke Samudera Hindia. (ita/ita)











































