Kantor berita resmi Turki, Anatolia melaporkan, seorang pengebom bunuh diri mengendarai sebuah traktor bermuatan bahan peledak ke markas militer di distrik Dogubayazit, provinsi Agri pada Minggu pagi waktu setempat. Selain menewaskan 2 tentara, 24 tentara lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.
Disebutkan bahwa para tentara tersebut merupakan bagian dari unit Jandarma lokal, unit militer yang menangani keamanan dalam negeri di Turki. Demikian seperti dilansir AFP, Minggu (2/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden terpisah di hari yang sama, seorang tentara Turki tewas dan empat lainnya terluka ketika sebuah ranjau meledak saat konvoi tentara tersebut melintas di sebuah jalan di distrik Midyat, provinsi Mardin. Otoritas Turki juga menyalahkan kelompok PKK atas ledakan ranjau itu.
Kelompok PKK telah memulai pemberontakan di Turki sejak lebih dari 30 tahun lalu. Kelompok tersebut menuntut hak-hak dan kekuasaan yang lebih besar bagi minoritas Kurdi di Turki. Ratusan ribu orang telah tewas selama tiga dekade pemberontakan PKK.
(ita/ita)











































