Protes Kekerasan, Ribuan Warga Israel Berdemo di Tel Aviv dan Yerusalem

Protes Kekerasan, Ribuan Warga Israel Berdemo di Tel Aviv dan Yerusalem

Rita Uli Hutapea - detikNews
Minggu, 02 Agu 2015 13:12 WIB
Protes Kekerasan, Ribuan Warga Israel Berdemo di Tel Aviv dan Yerusalem
ekstremis Yahudi bakar rumah warga Palestina (Reuters)
Tel Aviv, - Ribuan warga Israel berunjuk rasa di Tel Aviv dan Yerusalem untuk memprotes kekerasan dan hasutan. Aksi ini dilakukan menyusul serangan-serangan yang dilakukan para ekstremis Yahudi terhadap warga Palestina dan kaum homoseksual.

Sebelumnya pada Kamis, 30 Juli waktu setempat, seorang warga Yahudi Ortodoks menikam enam peserta parade gay tahunan, Gay Pride, di Yerusalem. Akibatnya, keenam orang tersebut terluka, bahkan satu di antaranya kini dalam kondisi kritis.

Beberapa jam kemudian, para ekstremis Yahudi membakar sebuah rumah warga Palestina di Tepi Barat. Akibatnya, seorang bayi berumur 18 bulan tewas, sementara kedua orangtua dan kakak korban saat ini dalam kondisi kritis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 2 ribu orang ikut serta dalam aksi demo di Tel Aviv yang diorganisir organisasi pemerhati pemukiman Yahudi, Peace Now seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (2/8/2015).

"Kami meminta pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap kekerasan para pemukim dan segera memulai kembali proses perdamaian," tutur direktur Peace Now, Yariv Oppenheimer.

Di antara para demonstran termasuk seorang paman dari bayi Palestina yang tewas dalam aksi pembakaran di Tepi Barat tersebut.

Sedangkan di Yerusalem, ratusan orang berkumpul di dekat lokasi penusukan saat event Gay Pride.

Presiden Israel Reuven Rivlin turut menyampaikan pidatonya dalam aksi demo tersebut. "Api kebencian menyebar di masyarakat kita, api kekerasan, kebencian, kepalsuan dan keyakinan yang menyimpang," tutur Presiden Rivlin di depan massa.

Aksi-aksi serupa yang lebih kecil pesertanya juga berlangsung di kota-kota Israel lainnya.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads