Dilansir AFP, Sabtu (1/8/2015), pejabat setempat menyebut pesawat angkut militer tersebut mengalami masalah mesin sebelum akhirnya jatuh pada Jumat (31/7) waktu setempat.
Presiden Juan Manuel Santos menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban. Melalui akun twitternya, Santos juga menyatakan penyesalan atas kecelakaan maut tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(fdn/fdn)











































