Sekitar 5 ribu orang turun ke jalan untuk meramaikan event Gay Pride di Yerusalem pada Kamis, 30 Juli waktu setempat. Tiba-tiba seorang pria masuk ke antara kerumunan massa dan langsung mengarahkan pisaunya ke sejumlah peserta parade.
"Kami mendengar orang-orang menjerit, semua orang lari untuk berlindung, dan ada orang-orang yang berdarah di tanah," tutur Shai Aviyor, saksi mata yang diwawancarai stasiun Israel, Channel 2 seperti dilansir Reuters, Jumat (31/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu mengatakan, Israel akan mengadili pelaku. "Kebebasan pilihan perorangan merupakan nilai mendasar di Israel," tegas Netanyahu.
Kepolisian Israel telah menangkap pelaku penusukan. Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri mengatakan, pelaku sebelumnya juga pernah ditahan atas penikaman tiga orang saat event yang sama di Yerusalem tahun 2005. Pelaku baru bebas dari penjara beberapa pekan lalu.
(ita/ita)










































