Puing sepanjang dua meter tersebut masih akan dikirim ke Prancis untuk dianalisa. Namun otoritas Australia yakin bahwa puing tersebut akan menjadi bukti jelas pertama bahwa MH370 memang jatuh ke perairan Samudera Hindia.
"Kami makin yakin bahwa puing ini berasal dari MH370," tutur Martin Dolan, kepala komisioner Biro Keselamatan Transportasi Australia yang memimpin pencarian MH370.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, senada dengan komentar Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak sebelumnya, Dolan menekankan bahwa hal ini masih harus dipastikan. Dikatakan Dolan, kejelasan soal puing tersebut diharapkan akan didapat dalam waktu 24 jam ke depan.
Sejumlah pakar meyakini bahwa puing tersebut merupakan flaperon atau bagian sayap dari pesawat jenis Boeing 777. Jika hal ini terkonfirmasi, maka hampir dipastikan bahwa puing tersebut berasal dari pesawat MH370 yang berjenis Boeing 777.
Pesawat MH370 hilang pada Maret 2014 lalu saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Pesawat yang mengangkut 239 orang itu diyakini jatuh ke Samudera Hindia. (ita/ita)











































