Disampaikan perwakilan Cathay Pacific, Tracey Kwong, seperti dilansir Reuters, Kamis (30/7/2015), pesawat ini mendarat di bandara terpencil milik militer Amerika Serikat di Pulau Aleutian pada Rabu (29/7) waktu setempat.
Kwong menyatakan, terdapat 276 penumpang dan 18 awak di dalam pesawat dengan nomor penerbangan CX884 ini dan semuanya dalam keadaan selamat. Tidak dijelaskan lebih lanjut penyebab munculnya asap di dalam pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendarat di Alaska, pesawat tersebut diperiksa dan dinyatakan aman untuk terbang kembali. Namun para penumpang dan awak dibawa ke Anchorage.
Dalam keterangannya, juru bicara Cathay Pacific, Jennifer Pearson menyatakan, pihaknya mengerahkan satu pesawat lainnya dari Hong Kong untuk menjemput para penumpang di Anchorage dan membawa mereka ke Los Angeles.
Atas insiden ini, pihak Boeing menolak berkomentar dan meminta seluruh pertanyaan disampaikan ke pihak maskapai. (nvc/ita)











































