Otoritas saat ini tengah berupaya memastikan asal puing sepanjang dua meter, yang diduga merupakan bagian dari sayap yang dikenal sebagai flaperon. Puing tersebut ditemukan di lepas pantai di La Reunion, sebuah pulau Prancis.
"Saat in, masih terlalu dini bagi maskapai untuk berspekulasi mengenai asal flaperon tersebut," demikian statemen Malaysia Airlines seperti dilansir AFP, Kamis (30/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri Transportasi Malaysiaย Liow Tiong Lai mengatakan, pemerintahnya telah mengirimkan tim untuk memeriksa temuan tersebut. Dia juga mengingatkan untuk tidak terburu-buru membuat kesimpulan apapun.
Pesawat MH370 hilang di atas Laut China Selatan setelah secara misterius dialihkan dari rute seharusnya ke utara usai bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Meski pencarian ekstensif yang dilakukan banyak negara, hingga kini belum ditemukan satu pun serpihan pesawat yang mengangkut 239 orang tersebut. (ita/ita)










































