Disampaikan otoritas keamanan setempat, seperti dilansir AFP, Selasa (28/7/2015), kedua militan itu tewas dalam baku tembak dengan polisi Mesir saat hendak ditangkap. Tidak disebut lebih lanjut identitas kedua militan yang tewas itu.
"Kedua jihadis anggota Ajnad Misr (Prajurit Mesir) dan penyelidikan mengungkapkan bahwa mereka bisa terlibat dalam serangan bom di Konsulat Italia," ujar salah satu pejabat keamanan Mesir yang enggan disebut namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajnad Misr mengklaim beberapa serangan mematikan di Kairo, terutama yang menargetkan personel kepolisian. Kelompok ini juga memasang bom di luar gedung-gedung penting, seperti Istana Kepresidenan dan Cairo University.
Pada April lalu, pemimpin Ajnad Misr yang bernama Hammam Mohamed Attiyah tewas dalam baku tembak dengan polisi Mesir di sebuah apartemen Kairo.
Sedangkan serangan bom pada Konsulat Italia di Kairo pada 11 Juli lalu diklaim oleh militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ledakan ini menewaskan satu warga sipil dan melukai 9 orang lainnya. (nvc/nwk)











































