Bunuh 5 Warga Lansia, Pria Jepang Divonis Mati

Bunuh 5 Warga Lansia, Pria Jepang Divonis Mati

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 19:23 WIB
Bunuh 5 Warga Lansia, Pria Jepang Divonis Mati
Ilustrasi
Tokyo - Seorang pria Jepang dijatuhi vonis mati atas pembunuhan lima warga lanjut usia. Pria ini meninggalkan puisi yang mengerikan setelah melakukan aksi kejinya di desa terpencil setempat.

Seperti dilansir AFP, Selasa (28/7/2015), Kosei Homi yang berusia 65 tahun ini divonis mati dalam persidangan yang digelar hari ini. Homi sendiri ditangkap setelah membunuh lima warga lanjut usia pada tahun 2013 lalu.

Kelima korban yang berusia 70-an dan 80-an tahun dipukuli hingga tewas. Kemudian jasad beberapa korban ditempatkan di dalam rumah yang dibakar. Sepertiga populasi desa terpencil ini memang warga lanjut usia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Juli 2013 lalu, polisi menemukan tiga jasad korban di dalam beberapa rumah yang hangus terbakar. Dua jasad korban lainnya ditemukan di dua rumah terpisah. Homi ditangkap selang beberapa hari setelah temuan jasad itu. Ketika ditangkap di pegunungan dekat desa terpencil tersebut, Homi hanya mengenai pakaian dalam.

Di rumah Homi, polisi menemukan sebuah puisi 'haiku' yang ditempel di kaca jendela. Puisi tersebut berbunyi: "Menyalakan api - asap memberikan kenikmatan - untuk rekan satu negara."

Haiku merupakan bentuk puisi tradisional Jepang, yang terdiri atas tiga baris syair dengan 17 suku kata bahasa Jepang dengan aturan lima-tujuh-lima suku kata per barisnya. Haiku biasanya mengunakan fenomena alam sebagai metafora atas emosi manusia.

Dalam persidangan, jaksa mengakui bahwa Homi mengalami gangguan mental paranoid, namun berargumen bahwa dia cukup kompeten untuk disidangkan. Pengacara Homi dengan segera menyatakan banding atas vonis mati ini. (nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads