Polisi Bangladesh Tangkap 8 Militan Jamaat-ul-Mujahideen

Polisi Bangladesh Tangkap 8 Militan Jamaat-ul-Mujahideen

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 17:22 WIB
Polisi Bangladesh Tangkap 8 Militan Jamaat-ul-Mujahideen
Ilustrasi (Thinkstock)
Dhaka - Kepolisian Bangladesh menangkap 8 tersangka dalam operasi pemberantasan militan radikal. Salah satu yang ditangkap merupakan pemimpin kelompok Jamaat-ul-Mujahideen yang dilarang oleh pemerintah Bangladesh.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/7/2015), penangkapan ini dilakukan dalam penggerebekan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas militan di ibukota Dhaka, sepanjang pekan ini. Kepolisian juga menyita bahan peledak dan bahan-bahan untuk membuat bom lainnya dalam penggerebekan tersebut.

"Dalam penggerebekan, kami menangkap enam militan, termasuk pemimpin kelompok Jamaat-ul-Mujahideen," ujar pejabat Komisioner Gabungan Divisi Detektif Kepolisian Dhaka, Monirul Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka berencana membunuh tokoh penting negara ini dan membebaskan pemimpin mereka dari penjara," imbuhnya.

Tidak disebut lebih lanjut soal lokasi penangkapan dua militan lainnya. Kepolisian setempat tengah memeriksa apakah ada salah satu dari 8 tersangka yang ditangkap, memiliki keterkaitan dengan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Kami juga memeriksa apakah mereka ada keterkaitan dengan ISIS," terang Monirul Islam.

Otoritas Bangladesh menargetkan para militan setelah serangkaian serangan dengan parang yang menewaskan tiga blogger, yang banyak mengkritik ekstremisme agama sepanjang tahun ini. Sedangkan pada Oktober lalu, otoritas India menggagalkan rencana serangan terhadap Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, setelah dua anggota kelompok terlarang tersebut tewas akibat ledakan saat merakit bom di Bengal Barat. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads