Bertempur Melawan ISIS, Turki Cari Dukungan dari NATO

Bertempur Melawan ISIS, Turki Cari Dukungan dari NATO

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 16:35 WIB
Bertempur Melawan ISIS, Turki Cari Dukungan dari NATO
(REUTERS/Murad Sezer)
Istanbul - Otoritas Turki tengah mencari dukungan moral dari NATO dalam pertempuran melawan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Namun Turki mengesampingkan pengerahan bantuan militer dari negara sekutu NATO untuk sementara ini.

Turki mengajukan permohonan untuk menggelar konsultasi mendesak dengan 27 negara anggota NATO di Brussels, Belgia setelah memutuskan untuk ikut bertempur melawan ISIS dengan serangan udara mereka.

"Turki meminta digelar pertemuan setelah serangan teroris baru-baru ini, dan juga memberitahu negara sekutu atas langkah-langkah yang dilakukannya," ucap wakil juru bicara NATO, Carmen Romero seperti dilansir Reuters, Selasa (28/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rapat ini merupakan tanda kuatnya solidaritas dengan Turki," imbuhnya.

Rapat dengan para Duta Besar NATO ini digelar sesuai dengan Pasal 4 piagam berdirinya NATO, yang mengizinkan salah satu negara anggota untuk meminta bantuan konsultasi dengan mitra sekutu lainnya, ketika dirasa keamanannya terancam.

Dalam wawancara dengan televisi setempat, ATV, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyatakan NATO memahami niat Turki dengan benar dalam operasi melawan ISIS ini. Namun dukungan keamanan, lanjut Davutoglu, hanya akan diminta jika Turki sungguh memerlukannya.

Menurut pihak-pihak yang memahami pertemuan ini, Turki tidak meminta bantuan serangan udara maupun pengerahan tentara via darat dari sekutu NATO.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads