Kepada Presiden Turki Tayyip Erdogan, Raja Salman menyampaikan dirinya mendukung hak Turki untuk membela diri. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Saudi Press Agency dan dilansir AFP, Selasa (28/7/2015).
Hal itu disampaikan dalam percakapan telepon antara Erdogan dan Salman pada Senin, 27 Juli waktu setempat. Erdogan menelepon Salman untuk menjelaskan padanya mengenai serangan-serangan udara tersebut. Serangan udara Turki itu dimulai pekan lalu, menyusul pengeboman di Turki yang dilakukan ISIS dan pembunuhan polisi Turki oleh militan-militan Kurdi.
Raja Salman mengecam serangan-serangan di Turki tersebut dan menyatakan dirinya "mendukung hak Turki untuk membela dirinya dan melindungi warganya dari aksi-aksi teroris".
Saudi merupakan bagian dari koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat, yang telah melancarkan serangan udara terhadap ISIS di Suriah sejak September 2014 lalu.
Sementara Turki tadinya memilih untuk tidak mengambil tindakan apapun terkait ISIS. Hal ini sempat menimbulkan tudingan keterlibatan Turki dengan para militan ISIS. (ita/ita)











































