Granat Buatan China Dipakai dalam Penyerbuan Kantor Polisi India

Granat Buatan China Dipakai dalam Penyerbuan Kantor Polisi India

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 12:07 WIB
Granat Buatan China Dipakai dalam Penyerbuan Kantor Polisi India
Kerusakan usai baku tembak di Punjab, India (Munish Sharma/REUTERS)
New Delhi - Tiga pelaku yang menyerbu kantor polisi Punjab, India tewas dalam baku tembak dengan polisi setempat. Saat terlibat baku tembak, para pelaku disebut sangat terlatih dan menggunakan granat buatan China.

Komando SWAT dari Kepolisian Punjab menyebut, ketiga pelaku yang berusia antara 25-30 tahun ini berperawakan tinggi, atletis dan sangat terlatih. Demikian seperti dilansir media setempat, ndtv.com, Selasa (28/7/2015).

Usai menyerbu kantor polisi Punjab, pelaku bersembunyi di lantai dua sebuah gedung kosong yang ada di kompleks kantor polisi tersebut. Ketiga pelaku terlibat baku tembak dengan polisi India selama 12 jam. Salah satu pelaku, menurut komando SWAT, terus berpindah-pindah posisi. Ini membuat polisi India meyakini ada banyak pelaku yang bersembunyi di gedung kosong tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu pelaku menembaki kami dari berbagai titik berbeda sehingga memberi kesan ada banyak pelaku di sana. Kami akhirnya menyadari bahwa hanya ada tiga pelaku dan berhasil mencapai posisi mereka," terang Komando SWAT.

Baku tembak berakhir pada Senin (27/7), sekitar pukul 17.30 waktu setempat, dengan ketiga pelaku tewas. Para pelaku disebut mengenakan seragam militer tanpa label maupun pengenal, sehingga sulit diidentifikasi asalnya. Meskipun sumber kepolisian setempat meyakini pelaku masuk dari Pakistan sekitar 2 hari lalu, melalui wilayah Jammu dan Kashmir yang berkonflik.

Seorang sumber yang memahami insiden serangan ini menyebutkan, para pelaku menggunakan granat buatan China. Kepolisian India juga berhasil menyita tiga senapan jenis AK-47 beserta sedikitnya 10 magasin dan dua peralatan navigasi dengan GPS dari para pelaku.

Selain tiga pelaku, sedikitnya empat personel kepolisian setempat dan tiga warga sipil tewas dalam insiden ini. (nvc/ita)


Berita Terkait