Kebakaran di Prancis, 10 Ribu Orang Diungsikan dari Perkemahan

Kebakaran di Prancis, 10 Ribu Orang Diungsikan dari Perkemahan

Herianto Batubara - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 04:43 WIB
Kebakaran di Prancis, 10 Ribu Orang Diungsikan dari Perkemahan
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Pemerintah Prancis mengevakuasi 10.000 orang dari tiga tempat perkemahan berbeda pada Senin. Hal itu disebabkan karena kebakaran hebat akibat kemarau dan angin kencang.

Hal itu dikatakan pejabat Prancis, seperti dilansir detikcom dari AFP, Selasa (28/7/2015). 10 ribu orang itu diungsikan dari 3 perkemahan berbeda di Distrik Var bagian tenggara.

Di tengah liburan musim panas ini, tiga wilayah di Var tenggara mengalami kebakaran. Api menyebar dengan cepat karena angin kencang. Apalagi daerah itu tengah dilanda kekeringan karena kemarau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat setempat mengatakan, setidaknya ada 30 unit mobil rumah yang terbakar habis di sebuah situs perkemahan di Frejus, sekitar 40 kilometer sebelah barat Cannes. Di tempat perkemahan lainnya ada 10 unit yang dilalap si jago merah.

Ada 50 mobil pemadam kebakaran dan lebih dari 200 petugas yang diterjunkan memadamkan api di berbagai wilayah tersebut. Sementara empat pesawat pengebom air dan dua helikopter dikerahkan memadamkan api di sebuah desa dekat tempat wisata Gorges du Verdon.

Tiga puluh rumah mobil habis terbakar di satu situs berkemah di Frejus, sekitar 40 kilometer sebelah barat dari Cannes, dan 10 di tempat lain, kata pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan, menambahkan lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran dan 50 mobil pemadam kebakaran yang berjuang memadamkan api.

Kebakaran hutan diketahui mengamuk sejak Jumat di barat daya Prancis dan kini telah melanda sekitar 580 hektar hutan pinus di tepi barat kota Bordeaux.

Karena banyaknya wilayah Prancis yang terkena kekeringan, Presiden Francois Hollande sebelumnya telah mengunjungi Distrik Var, sebelum kebakaran terjadi. Dia mengamati latihan petugas dalam memerangi kebakaran hutan.

"Sayangnya kondisi cuaca menguntungkan untuk api mulai lagi (dekat Bordeaux), dengan angin dan kekeringan. Kita harus waspada di seluruh Perancis," katanya. (hri/fan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads