Hal itu dikatakan pejabat Prancis, seperti dilansir detikcom dari AFP, Selasa (28/7/2015). 10 ribu orang itu diungsikan dari 3 perkemahan berbeda di Distrik Var bagian tenggara.
Di tengah liburan musim panas ini, tiga wilayah di Var tenggara mengalami kebakaran. Api menyebar dengan cepat karena angin kencang. Apalagi daerah itu tengah dilanda kekeringan karena kemarau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 50 mobil pemadam kebakaran dan lebih dari 200 petugas yang diterjunkan memadamkan api di berbagai wilayah tersebut. Sementara empat pesawat pengebom air dan dua helikopter dikerahkan memadamkan api di sebuah desa dekat tempat wisata Gorges du Verdon.
Tiga puluh rumah mobil habis terbakar di satu situs berkemah di Frejus, sekitar 40 kilometer sebelah barat dari Cannes, dan 10 di tempat lain, kata pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan, menambahkan lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran dan 50 mobil pemadam kebakaran yang berjuang memadamkan api.
Kebakaran hutan diketahui mengamuk sejak Jumat di barat daya Prancis dan kini telah melanda sekitar 580 hektar hutan pinus di tepi barat kota Bordeaux.
Karena banyaknya wilayah Prancis yang terkena kekeringan, Presiden Francois Hollande sebelumnya telah mengunjungi Distrik Var, sebelum kebakaran terjadi. Dia mengamati latihan petugas dalam memerangi kebakaran hutan.
"Sayangnya kondisi cuaca menguntungkan untuk api mulai lagi (dekat Bordeaux), dengan angin dan kekeringan. Kita harus waspada di seluruh Perancis," katanya. (hri/fan)











































